Apa Yang Harus Dihindari Sebelum Memulai Usaha Kuliner?

Apa Yang Harus Dihindari Sebelum Memulai Usaha Kuliner?

Bisnis kuliner saat ini sedang tumbuh pesat. Hal ini seiring dengan kemajuan teknologi yang mendorong kemudahan konsumen dalam membeli makanan. Setiap harinya, kita bahkan selalu disuguhi promosi makanan kekinian lewat Instagram, Facebook, Youtube bahkan di status Whatsapp teman.

Wah sepertinya menarik juga ya untuk mulai punya usaha kuliner sendiri? Namun demikian, sebelum memulai usaha kulinermu sendiri, pastikan punya cukup informasi dan pengetahuan tentang memulai usaha kuliner ya. Banyak pengusaha kuliner besar yang bilang bahwa memiliki ilmu sebelum mulai usaha itu bisa meminimalisir kegagalan lho.

Di bawah ini tim Ruangplus telah merangkum beberapa kesalahan pengusaha kuliner yang sering menyebabkan ketidak berhasilan. Yuk simak!

Apa Yang Harus Dihindari Sebelum Memulai Usaha Kuliner?

  1. Kurang riset pasar atau kompetitor

Sebelum ‘nyemplung’ ke dalam suatu usaha, seorang pengusaha harus bisa membaca trend pasar serta siapa saja kompetitor yang bermain di dalamnya. Sebaiknya hindari menjual kuliner yang sudah banyak dijual, kecuali bisa berinovasi sehingga produkmu bisa tampil beda.

  1. Minim pengalaman atau pemahaman dalam bisnis kuliner

Sebelum memulai usaha kuliner, coba cari informasi yang mendalam dari berbagai sumber dan referensi yang kredibel. Mulailah dengan belajar dari mereka yang sudah lebih dahulu berkecimpung – makin bagus kalau berpengalaman – di usaha kuliner.

Memulai usaha dengan menjadi mitra franchise / waralaba yang bagus bisa menghemat waktu, tenaga, dan dana seorang pemula dalam proses percobaan usaha.

  1. Lokasi tempat usaha yang kurang bagus

Memilih lokasi usaha yang tepat adalah salah satu faktor penentu kesuksesan bisnis kuliner yang akan kita buka. Selain mencari tempat yang strategis dan ramai, pastikan kesesuaian kuliner yang akan kamu buka dengan potensi marketnya. Misalnya kuliner untuk anak muda, lebih cocok dibuka di daerah kampus atau kos-kosan. Sedangkan kuliner untuk keluarga, lebih cocok dibuka di dekat pemukiman atau di daerah perkantoran.

  1. Kualitas kurang diperhatikan

Di era digital sekarang ini, konsep desain atau tema kuliner memang penting. Namun, jika tidak diimbangi dengan kualitas, pelanggan bisa mendapatkan pengalaman yang buruk sehingga enggan datang untuk kedua kalinya. Bayangkan saja jika makanan tampak enak di foto tapi tidak enak di lidah, bisa-bisa postingan kita di sosial media malah mendapatkan komen sumbang dari netijen. Duh jangan sampai ya gaes!

Semoga dengan tips yang sudah kami bagikan tadi, kamu jadi nggak ragu lagi untuk memulai bisnis kuliner ya! Salam sukses selalu!

Cek info peluang usaha dan tempat usaha untuk kamu yang mau memulai usaha kuliner sekarang! Konsultasi gratis, hanya di Ruangplus!

Berpartner Bisnis Dengan Teman Atau Saudara, Modal Rasa Percaya?

https://ayokesekolah.com/

https://readindonesiaonline.com/

https://desasendang.id/